Daftar Stimulasi Perkembangan Motorik Untuk Balita Usia Tertentu


Karena pertumbuhan dan perkembangan itu berjalan beriringan, saya akan buatkan panduan praktis yang mencakup keduanya. Agar lebih akurat, saya menggunakan rentang usia 2–3 tahun sebagai contoh (karena ini masa paling aktif balita). Jika anak Anda di luar usia ini, beri tahu saya ya!

1. Ambang Batas Berat Badan Ideal (Usia 2–3 Tahun)
Berdasarkan standar antropometri Kemenkes RI (merujuk pada WHO), berikut adalah rentang berat badan normal untuk memastikan anak tidak kekurangan gizi (underweight) atau kelebihan berat badan (overweight):

Anak Laki-laki:
  • Usia 2 tahun: 10,1 kg – 14,5 kg (Ideal: 12,2 kg)
  • Usia 3 tahun: 11,8 kg – 17,5 kg (Ideal: 14,3 kg)

Anak Perempuan:
  • Usia 2 tahun: 9,4 kg – 13,8 kg (Ideal: 11,5 kg)
  • Usia 3 tahun: 11,3 kg – 17,0 kg (Ideal: 13,9 kg)
Catatan Penting: Selama kenaikan berat badan anak mengikuti garis hijau di buku KIA dan tidak "terjun bebas" atau meloncat terlalu drastis, pertumbuhan anak dianggap sehat.

2. Daftar Stimulasi Perkembangan Motorik (Usia 1–5 Tahun)
Stimulasi adalah "makanan" bagi otak anak. Berikut adalah beberapa aktivitas yang bisa Anda lakukan di rumah:
Usia 1–2 Tahun (Fokus Keseimbangan)
  • Menyusun Balok: Melatih koordinasi mata dan tangan (motorik halus).
  • Berjalan Mundur/Menanjak: Memperkuat otot kaki dan keseimbangan (motorik kasar).
  • Menendang Bola: Melatih fokus dan kekuatan otot besar.

Usia 2–3 Tahun (Fokus Ketangkasan)
  • Melompat dengan Dua Kaki: Melatih kekuatan sendi dan otot.
  • Membuka Tutup Botol atau Melepas Baju: Melatih kemandirian dan otot jari.
  • Menggambar Garis atau Lingkaran: Dasar untuk persiapan menulis nanti.

Usia 3–5 Tahun (Fokus Koordinasi Kompleks)
  • Berdiri dengan Satu Kaki: Sangat baik untuk mengetes keseimbangan saraf pusat.
  • Menggunting dan Menempel: Melatih konsentrasi dan keterampilan jari yang lebih rumit.
  • Bermain Sepeda Roda Tiga: Melatih koordinasi gerak kaki dan tangan secara bersamaan.

3. Tips Tambahan: Stimulasi Bahasa
Jangan lupa untuk sering mengajak anak mengobrol tentang apa yang mereka lakukan. Di usia 2 tahun ke atas, targetnya adalah anak bisa merangkai 2-3 kata (contoh: "Mama mau minum").

Tumbuh Kembang Anak, Gizi Anak, Kesehatan Anak, Posyandu 
--- NoiceVerse ---