Draf Jadwal Pemberian MPASI Yang Kaya Protein Hewani Untuk Membantu Mengoptimalkan Berat Badan Bayi !


Berikut ini adalah draf jadwal pemberian MPASI (Makanan Pendamping ASI) yang fokus pada High Protein Hewani untuk bayi usia 6-8 bulan. Protein hewani mengandung asam amino esensial lengkap yang sangat efektif untuk mengejar berat badan dan mencegah stunting.
Panduan Jadwal MPASI Booster Berat Badan (Usia 6-8 Bulan)

Pada tahap awal ini, tekstur makanan harus disaring (puree/bubur halus) dengan kekentalan yang pas—tidak terlalu cair agar padat nutrisi.

Struktur Jadwal Harian
06.00 – 07.00: ASI (Air Susu Ibu) atau Susu Formula.
08.00 – 09.00: Makan Pagi (Menu Utama)

Fokus: Karbohidrat + Protein Hewani + Lemak Tambahan.
10.30 – 11.00: Selingan (Snack) Sore atau ASI.
12.00 – 13.00: Makan Siang (Menu Utama)

Fokus: Variasi Protein Hewani yang berbeda dari pagi.
14.00 – 15.00: ASI atau Susu Formula.
16.00 – 16.30: Selingan (Snack) Sore (Contoh: Puree buah atau telur puyuh).
18.00 – 19.00: Makan Malam (Menu Utama)

Fokus: Porsi sedikit lebih kecil namun tetap mengandung protein hewani.
20.00 – Seterusnya: ASI menjelang tidur dan saat malam hari.


Contoh Ide Menu Utama (Booster Protein)
Untuk hasil optimal, pastikan setiap porsi makan mengandung elemen berikut:
Protein Hewani (Wajib): Hati ayam, daging sapi giling, telur, ikan salmon, atau ikan kembung.
Karbohidrat: Beras putih, beras merah, kentang, atau ubi.
Lemak Tambahan (Penting untuk Kalori): 1 sendok teh minyak kelapa, margarin, santan matang, atau unsalted butter.
Sayur: Hanya sebagai perkenalan (porsi kecil agar tidak menghambat penyerapan nutrisi lain).

Contoh Menu:
  1. Pagi: Bubur Hati Ayam + Beras Putih + Santan (Hati ayam sangat tinggi zat besi).
  2. Siang: Bubur Daging Sapi + Kentang + Mentega (Daging merah baik untuk berat badan).
  3. Malam: Bubur Telur Ayam Kampung + Beras Putih + Minyak Kelapa.

  • Double Protein: Jangan ragu mencampur dua jenis protein hewani jika bayi tidak alergi (misal: ikan kembung dan telur puyuh).
  • Minimalkan Sayur & Buah: Pada bayi yang mengejar berat badan, serat yang terlalu banyak bisa membuat mereka cepat kenyang namun minim kalori. Fokuskan 70-80% porsi pada protein dan lemak.
  • Lemak adalah Kunci: Selalu tambahkan lemak tambahan tepat sebelum makanan disajikan. Lemak adalah cara termudah meningkatkan kepadatan kalori tanpa menambah volume makanan.
  • Pantau Reaksi Alergi: Saat memperkenalkan protein baru (seperti seafood atau telur), berikan selama 2-3 hari berturut-turut untuk melihat apakah ada reaksi alergi.

Tumbuh Kembang Anak, Gizi Anak, Kesehatan Anak, Posyandu 
--- NoiceVerse ---