Bagi banyak orang tua, menyendawakan bayi setelah menyusu bisa menjadi tantangan tersendiri. Terkadang, meski sudah ditepuk-tepuk selama 15 menit, si kecil tetap tidak mengeluarkan suara sendawa yang dinanti, yang sering kali berujung pada bayi yang rewel atau gumoh saat dibaringkan. Namun, tahukah Anda bahwa ada cara alami yang jauh lebih aktif untuk membantu proses ini?
Tummy time atau aktivitas membiarkan bayi tengkurap dalam pengawasan, bukan hanya sekadar latihan fisik untuk memperkuat otot leher. Aktivitas ini ternyata merupakan salah satu cara alami paling efektif untuk membantu bayi mengeluarkan gas yang terperangkap di perut.
Mengapa Tummy Time Membantu Bayi Bersendawa?
Secara mekanis, tummy time bekerja dengan cara yang sangat sederhana namun cerdas bagi tubuh bayi. Berikut adalah alasan mengapa posisi tengkurap sangat membantu pencernaan:
1. Tekanan Alami pada Perut
Saat bayi tengkurap di atas permukaan yang datar (seperti matras bermain) atau di atas perut orang tua, berat badan mereka memberikan tekanan lembut pada area abdomen. Tekanan ini berfungsi seperti pijatan ringan yang mendorong udara di dalam lambung untuk naik kembali ke kerongkongan.
2. Penguatan Otot Inti (Core Muscles)
Saat melakukan tummy time, bayi akan berusaha mengangkat kepala dan mendorong tubuh dengan lengan mereka. Gerakan ini melibatkan otot-otot perut. Kontraksi otot perut secara alami membantu memindahkan gas melalui saluran pencernaan, baik itu keluar sebagai sendawa maupun buang angin.
3. Posisi Tubuh yang Memudahkan Gas Naik
Udara selalu bergerak ke titik tertinggi. Dalam posisi tengkurap yang sedikit terangkat (ketika bayi mulai mahir menopang tubuh dengan tangan), posisi lambung berada sedemikian rupa sehingga udara lebih mudah terpisah dari cairan susu dan keluar melalui mulut.
Manfaat Tummy Time Selain Mengeluarkan Gas
Selain membantu masalah "angin" di perut, rutin melakukan tummy time memberikan manfaat jangka panjang bagi tumbuh kembang bayi:
- Mencegah Flat Head Syndrome: Mengurangi waktu bayi berbaring terlentang sehingga kepala tidak peyang.
- Stimulasi Visual: Bayi melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda, yang merangsang perkembangan saraf optik dan otak.
- Persiapan Merangkak: Memperkuat otot bahu, punggung, dan tangan yang dibutuhkan untuk fase merangkak nantinya.
Cara Melakukan Tummy Time untuk Membantu Sendawa
Agar tummy time efektif untuk mengeluarkan gas tanpa memicu muntah, Anda perlu memperhatikan teknik dan waktunya.
Kapan Waktu Terbaik?
Sangat disarankan untuk tidak melakukan tummy time tepat setelah bayi menyusu dengan sangat kenyang, karena tekanan pada perut yang terlalu penuh justru bisa memicu muntah hebat.
- Aturan Emas: Tunggu sekitar 15–20 menit setelah menyusu. Berikan waktu agar susu turun sedikit ke sistem pencernaan sebelum memberikan tekanan pada perut.
- Langkah-langkah Praktis:
- Gunakan Matras yang Nyaman: Letakkan bayi di atas matras yang rata namun tidak terlalu empuk.
- Posisi Dada ke Dada: Bagi bayi baru lahir, Anda bisa melakukan tummy time dengan membaringkan bayi di atas dada Anda saat Anda dalam posisi setengah bersandar. Ini memberikan rasa aman sekaligus tekanan lembut untuk sendawa.
- Gunakan Bantal Penyangga (Jika Perlu): Jika bayi belum kuat mengangkat dada, gunakan handuk kecil yang digulung di bawah ketiak untuk membantu posisi kepala lebih tinggi dari lambung.
- Ajak Berinteraksi: Letakkan mainan berwarna cerah atau gunakan cermin di depan bayi agar ia betah berlama-lama dalam posisi tengkurap.
Tabel Panduan Durasi Tummy Time Berdasarkan Usia
Kapan Tummy Time Tidak Disarankan?
Meskipun alami, ada kondisi di mana Anda harus menunda atau menghindari tummy time:
- Saat Bayi Mengantuk: Tummy time hanya boleh dilakukan saat bayi sadar sepenuhnya untuk mencegah risiko SIDS (Sudden Infant Death Syndrome).
- Bayi Rewel Hebat: Jika bayi menangis histeris, otot perutnya akan menegang dan justru membuat gas semakin sulit keluar. Tenangkan dulu bayi sebelum mencobanya kembali.
- Kondisi Medis Tertentu: Bayi yang baru saja menjalani operasi perut atau memiliki masalah pernapasan kronis harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter spesialis anak.
Tips Tambahan: Kombinasi Tummy Time dengan Pijatan ILU
Jika setelah tummy time bayi masih tampak tidak nyaman, Anda bisa mengombinasikannya dengan Pijat ILU (pijatan membentuk huruf I, L, dan U terbalik di area perut). Kombinasi tekanan dari tummy time dan pijatan tangan orang tua adalah "obat" alami paling ampuh untuk mengatasi kolik dan kembung pada bayi.
Tummy time adalah alat serbaguna dalam kotak peralatan orang tua. Selain merangsang perkembangan motorik, fungsinya sebagai cara alami membantu bayi bersendawa sering kali diremehkan. Dengan meluangkan waktu beberapa menit setiap hari untuk membiarkan bayi tengkurap, Anda tidak hanya membantu mereka tumbuh kuat, tetapi juga membantu sistem pencernaan mereka bekerja lebih efisien tanpa perlu obat-obatan kimia.
Ingatlah untuk selalu mengawasi bayi selama sesi tummy time dan jadikan momen ini sebagai waktu berkualitas untuk bonding antara Anda dan buah hati.
--- noiceverse ---

